INFO PROFIL
- Affan
- JENTREK ROJOIMO WONOSOBO, jawa tengah indonesia, Indonesia
- Ya Allah jadikan kami manusia yang bisa keluar dari belenggu “kemunafikan”. Bimbing kami untuk tidak mengoreksi orang lain sebelum diri ini terkoreksi ya Rabb. Jadikan kami manusia yang jujur dan tidak pernah membohongi diri sendiri apalagi orang lain. kepadaMulah kami berserah ya Allah, kepadaMulah kami bermohon karena tanpa kehendakMu kami tidak bisa berbuat apa-apa Affannur Jentrek rojoimo wonosobo . lahir13 Agustus 1989
Foto Foto Affanoer
Senin, 23 Agustus 2010
Minggu, 22 Agustus 2010
KEDAHSYATAN SEDEKAH
____________________
Bismillahirohmanirrohiim
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.
Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"
Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.
"Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.
RAHSIA PERTAMA
"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah."
Beliau mengambil napas sejenak.
RAHSIA KEDUA
"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.
RAHSIA KETIGA
"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."
"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).
"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.
"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.
"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."
"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.
"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."
"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.
"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."
RAHSIA KEEMPAT
Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.
"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".
m... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.
"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."
"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.
"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.
"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....
KEDAHSYATAN SEDEKAH
Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!
Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.
Kemudian mereka bertanya, 'Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?'.
Allah menjawab, ' Ada , yaitu besi'.
Para malaikat pun kembali bertanya, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?'.
Allah menjawab, ' Ada , yaitu api'.
Bertanya kembali para malaikat, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?'.
Allah menjawab, ' Ada , yaitu air'.
'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?' tanya para malaikat.
Allah pun menjawab, ' Ada , yaitu angin'.
Akhirnya para malaikat bertanya lagi, 'Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?'.
Allah yang Mahakaya menjawab, ' Ada , yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya' ."
KEDAHSYATAN SEDEKAH
____________________
Bismillahirohmanirrohiim
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.
Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"
Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.
"Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.
RAHSIA PERTAMA
"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah."
Beliau mengambil napas sejenak.
RAHSIA KEDUA
"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.
RAHSIA KETIGA
"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."
"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).
"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.
"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.
"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."
"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.
"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."
"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.
"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."
RAHSIA KEEMPAT
Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.
"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".
m... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.
"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."
"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.
"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.
"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....
KEDAHSYATAN SEDEKAH
Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!
Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.
Kemudian mereka bertanya, 'Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?'.
Allah menjawab, ' Ada , yaitu besi'.
Para malaikat pun kembali bertanya, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?'.
Allah menjawab, ' Ada , yaitu api'.
Bertanya kembali para malaikat, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?'.
Allah menjawab, ' Ada , yaitu air'.
'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?' tanya para malaikat.
Allah pun menjawab, ' Ada , yaitu angin'.
Akhirnya para malaikat bertanya lagi, 'Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?'.
Allah yang Mahakaya menjawab, ' Ada , yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya' ."
KEKUATAN IMAN
affannur
Ketika Nabi saw kembali dari perang Dzatir Riqa', beliau berhenti disebuah hutan yang banyak pohon durinya, lalu berteduh dibawah pohon, tiba-tiba datang seorang badui Da'tsur namanya, akan membunuh nabi saw. Dengan mengacungkan pedang di muka Nabi ia berkata: Hai Muhammad, siapakah yang akan menolong mu dari pedang ini?Beliau menjawab : Allah!Da'tsur gemetar dan pedangnya jatuh, lalu diambil oleh Nabi saw pedang itu dan mengacungkan kearah Da'tsur seraya berkata: sekarang siapa yang akan menolong mu dari pedang ini?
Ia menjawab : Jadilah engkau, sebaik-baik orang yang membalas budi. Lalu nabi saw bertanya : sukakah kau jika bersyahadat bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan saya adalah utusan Allah? Da'tsur menjawab: tidak. Tetapi saya berjanji tidak akan memerangi dan tidak pula membantu pada orang yang memerangi, lalu Nabi saw melepaskannya. Kemudian D'tsur kembali kepada kaumnya, lalu berkata kepada mereka : Saya baru saja datang dari seorang manusia yang paling baik (Nabi saw).
Kesimpulan :
- Kisah ini ini diambil dari hadits nabi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Jabir ra.
- Kekuatan dan keyakinan Nabi saw kepada Allah swt dalam keadaan sedemikian rupa, dimana biasanya orang merasa tidak yang dapat membela kecuali belas kasih dari orang yang berbuat jahat dan lupa bahwa Allah kuasa dan mampu untuk menghindarkan bahaya itu dari dirinya.
MASUK SORGA TANPA HISAB
affannur
Disalah satu kesempatan Rasulallah saw mengatakan : Telah ditampakan kepada ku keadaan ummat yang terdahulu, saya melihat ada Nabi yang disertai oleh pengikutnya, yang sedikit, dan ada Nabi yang hanya disertai oleh satu dan dua orang saja, bahkan ada Nabi yang tidak punya pengikut sama sekali, tiba-tiba ditampakan kepadaku rombongan yang besar, saya mengira bahwa itu adalah ummatku, lalu aku dikatakan padaku bahwa itu adalah ummat Nabi Musa as bersama kaum nya. Aku diperintahkan untuk melihat keufuk kanan dan kiriku, lalu aku melihatnya, tiba-tiba saya melihat dikedua ufuk itu rombongan yang sangat besar sekali.
Lalu dikatakan kepadaku : itulah ummatku, dan disamping mereka ada 70.000 orang yang masuk sorga tanpa hisab dan tanpa disiksa. Lalu Rasulallah sawmasuk kerumahnya, maka orang-orang sama membicarakan tentang orang-orang yang masuk sorga tanpa hisab itu. Ada yang berpendapat : mungkin mereka adalah orang-orang yang terlahir dalam Islam dan tidak pernah mempersekutukan Allah. Dan pendapat-pendapat yang lainya.
Kemudian Rasulallah kembali dan bertanya : Apakah yang sedang kalian bicarakan? Lalu mereka memberitahukan kepada beliau pembicaraan mereka.Maka Rasulallah saw bersabda : Mereka adalah orang yang tak pernah menjampi dan dijampikan, tidak mau menebak Nasib dengan perantara burung dan terhadap Allah senantiasa selalu bertawakal. Llau Ukasyah bin Mihsan berkata: Ya Rasulallah, do'akan saya semoga saya termasuk salah satu diantara mereka. Beliau menjawab : Kamu termasuk mereka. Kemudian ada orang lain berdiri dan berkata : Do'akan saya semoga saya termasuk mereka. Beliau menjawab : Kamu telah kedahuluan Ukasyah.
Kesimpulan :
- Kisah ini diambil dari hadits Nabi saw yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhary Dan Imam Muslim dari Ibnu Abbas ra.
Lalu dikatakan kepadaku : itulah ummatku, dan disamping mereka ada 70.000 orang yang masuk sorga tanpa hisab dan tanpa disiksa. Lalu Rasulallah sawmasuk kerumahnya, maka orang-orang sama membicarakan tentang orang-orang yang masuk sorga tanpa hisab itu. Ada yang berpendapat : mungkin mereka adalah orang-orang yang terlahir dalam Islam dan tidak pernah mempersekutukan Allah. Dan pendapat-pendapat yang lainya.
Kemudian Rasulallah kembali dan bertanya : Apakah yang sedang kalian bicarakan? Lalu mereka memberitahukan kepada beliau pembicaraan mereka.Maka Rasulallah saw bersabda : Mereka adalah orang yang tak pernah menjampi dan dijampikan, tidak mau menebak Nasib dengan perantara burung dan terhadap Allah senantiasa selalu bertawakal. Llau Ukasyah bin Mihsan berkata: Ya Rasulallah, do'akan saya semoga saya termasuk salah satu diantara mereka. Beliau menjawab : Kamu termasuk mereka. Kemudian ada orang lain berdiri dan berkata : Do'akan saya semoga saya termasuk mereka. Beliau menjawab : Kamu telah kedahuluan Ukasyah.
Kesimpulan :
- Kisah ini diambil dari hadits Nabi saw yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhary Dan Imam Muslim dari Ibnu Abbas ra.
KEUTAMAAN ZIKIR KEPADA ALLAH
Trimaida tsubiyati
Allah Ta'ala mempunyai Malaikat-malaikat yang berkeliling di jalan-jalan untuk mencari orang-orang yang berzikir, maka apabila mereka menjumpai kaum yang sedang berzikir kepada Allah Azza Wa Jalla, lalu mereka memanggil kepada teman-teman nya: kemarilah disini terdapat apa yang kalian cari! lalu para malaikat itu mengerumuni mereka dengan sayap-sayapnya sampai kelangit dunia. Maka Tuhan bertanya pada para malaikat, padahal Ia lebih mengetahui : Apakah yang dikatakan oleh hamba-hambaku?Malaikat menjawab: Mereka mensucikan engkau, Membesarkan engkau, Memuji engkau.
Tuhan bertanya: Adakah mereka melihat aku?
Malaikat menjawab : Demi Allah mereka tidak melihat engkau.
Tuhan bertanya : Bagaimana seandainya mereka melihat aku?
Malaikat menjawab : Tentu mereka lebih giat menyembah engkau ya Allah, lebih memulyakan engkau dan lebih banyak mensucikan engkau.
Tuhan bertanya : Apa yang mereka minta?
Malaikat menjawab : Mereka memnita sorga kepada Engkau.
Tuhan bertanya : Adakah mereka melihat sorga?
Malaikat menjawab: Tidak Ya Allah.
Tuhan bertanya : Bagaimana seandainya mereka melihatnya?
Malaikat menjawab : Tentu mereka lebih semangat untuk memperolehnya.
Tuhan bertanya : Dari apa mereka meminta perlindungan?
Malaikat menjawab : Mereka minta perlindungan dari Neraka
Tuhan bertanya : Apakah mereka dapat melihat neraka?
Malaikat menjawab : Tidak mereka tidak dapat melihatnya.
Tuhan bertanya : Bagaimana bila mereka dapat melihatnya?
Malaikat menjawab : Tentu mereka akan lari dan ketakutan.
Lalu Allah berfirman : Saksikanlah oleh mu bahwa aku telah mengampunkan mereka semuanya. Malaikat berkata : Tuhan, disitu ada orang yang bukan dari mereka hanya bertepatan ada keperluan maka ia datang ke situ. Tuhan menjawab : Ia termasuk dalam golongan itu, karena ia tidak akan kecewa duduk bersama mereka.
Kesimpulan :
- Kisah ini diambil dari hadits Qudsyi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary, dan Imam Muslim dari Abu Hurairah ra.
- Keutamaan orang-orang yang berzikir kepada Allah, dosa mereka akan diampuni oleh nya.
- Orang yang berkumpul dengan orang-orang yang berzikir kepada Allah, itupun akan diampuni dosanya, sekalipun ia tidak turut berzi
WASILAH DENGAN AMAL SHALEH
Affannur
Pada Zaman dahulu sebelum diutusnya nabi Muhammad SAW ada tiga orang berjalan-jalan hingga terpaksa bermalam disebuah gua. Ketika mereka berada di gua ada sebuah batu besar jatuh dari atas bukit dan menutupi pintu gua hingga mereka tidak dapat keluar. Mereka Berkata : Kita tidak bisa keluar dari gua ini melainkan bila kita bertawassul kepada Allah Ta'ala dengan amal yang paling istimewa yang pernah kita kerjakan.Kemudian salah seorang diantara mereka berdo'a : Ya Allah, kami mempunyai ayah dan ibu yang telah lanjut usia. Kami tidak biasa memberi minum susu kepada siapapun sebelum keduanya minum terlebih dahulu, termasuk keluarga dan pelayan kami.
Pada suatu hari kami terlalu jauh ke dalam mencari kayu bakar hingga malam hari baru pulang. Sesampainya dirumah kami langsung memerah susu untuk ayah dan ibu, ternyata keduanya telah tidur. Kami segan membangunkan keduanya, dan kami juga tidak akan memberikan minuman kepada siapapuun sebelum kedua orang tua kami yang meminum.
Maka kami memegang minuman itu untuk menunggu ayah dan ibu kami bangun hingga terbit fajar. Kemudian keduanya telah bangun, lalu kami memberikan minuman kepada keduanya. Padahal malam itu anak kami merengek-rengek didekat kaki ku meminta minum tetapi kami tidak meladeninya.
Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit dan mereka belum dapat keluar dari gua itu.
Orang kedua berdo'a: Ya Allah kami pernah jatuh cinta kepada anak gadis paman kami, kami ingin sekali tidur bersamanya tetapi ia selalu menolak. Pada suatu hari ia menderita kelaparan, lalu datang kepada kami untuk meminta bantuan makanan. Maka kami berikan kepadanya uang sebesar 120 dinar dengan syarat mau kami ajak tidur, lalu ia menerima syarat itu. Kami membawa nya ke suatu tempat, dan kami melakukan apa saja yang ingin kami lakukan. Maka ketika kami telah duduk diatas kedua kakinya, tiba-tiba ia berkata: Takutlah kamu kepada Allah, dan jangan dipecahkan selaput ini melainkan dengan cara yang halal. Maka kami terus pergi meninggalkan gadis itu. Padahal kami sangat menginginkan nya, dan kami tinggalkan juga emas yang telah kami berikan padanya.
Ya Allah jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit, tetapi mereka belum juga dapat keluar dari gua.
Kemudian orang yang ketiga berdo'a: Ya Allah kami adalah seorang majikan yang punya banyak buruh. Pada suatu hari ketika kami membagikan upah pada mereka, tiba-tiba ada seorang buruh yang pergi tanpa mengambil upah nya dan tidak kembali lagi esok nya hingga tidak ketahuan beritanya.
Maka upahnya kami kembangkan hingga banyak, beberapa tahun kemudian ia datang kepada kami, lalu ia berkata : Tuan saya mau mengambil upah saya yang dulu belum saya ambil pada tuan.
Saya menjawab : Semua kekayaan yang ada didepan matamu itu yang berupa unta, sapi, kambing berikut pengembalanya itu adalah milik mu. Ia pun berkata seperti tidak percaya: Tuan jangan mengejek saya. Saya menjawab : Sedikitpun tidak mengejekmu dan ini benar adanya. Kemudian ia membawa semua harta tersebut.
Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Maka batu itu bergeser dari mulut gua, terbuka lebar hingga mereka bertiga dapat keluar dari gua itu.
Kesimpulan :
- Kisah ini diambil dari hadits nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abi Abdurohman Abdullah Ibnu Umar ra.
- Amal Shaleh bisa dijadikan wasilah dalam berdo'a.
- Pentingnya Ikhlas dalam beramal.
PEREMPUAN SORGA
Affannur jentrek rojoimo
Ibnu Abbas ra berakta kepada Atha' bin Rabah: Maukah aku tunjukan kepadamu seorang perempuan ahli sorga?Ia Menjawab: Mau
Kemudian Ibnu Abbas berkata: itu dia orangnya sambil menunjuk kepada seorang perempuan hitam. lalu Ibnu Abbas melanjutkan ceritanya: perempuan itu pernah datang kepada rasulullah saw seraya mengatakan: Ya Rasulullah saya berpenyakit "ayan" hingga aurat saya terbuka apabila penyakit itu kambuh, maka do'akanlah saya agar sembuh dari penyakit saya ini.
Rasulullah saw menjawab: jika kamu mau bersabar, kamu akan mendapat sorga, dan jika kamu tetap minta saya do'akan, saya pun tidak keberatan.
Permpuan itu menjawab: saya sabar ya Rasulullah, tetapi do'akan supaya aurat saya tidak sampai terbuka.
Kesimpulan:
>Kisah ini diambil dari hadfits nabi saw yang diriwayatkan oelh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Atha' bi Rabah ra.
>Boleh minta dido'akan kepada para ulama atau orang-orang yang shahih.
>Bersabar terhadap Musibah yang sedang dihadapi lebih baik ketimbang minta dihilangkanya musibah kepada Allah SWT.
WASILAH DENGAN AMAL SHALE.jpg)
affannur jentrek rojoimo
Pada Zaman dahulu sebelum diutusnya nabi Muhammad SAW ada tiga orang berjalan-jalan hingga terpaksa bermalam disebuah gua. Ketika mereka berada di gua ada sebuah batu besar jatuh dari atas bukit dan menutupi pintu gua hingga mereka tidak dapat keluar. Mereka Berkata : Kita tidak bisa keluar dari gua ini melainkan bila kita bertawassul kepada Allah Ta'ala dengan amal yang paling istimewa yang pernah kita kerjakan.Kemudian salah seorang diantara mereka berdo'a : Ya Allah, kami mempunyai ayah dan ibu yang telah lanjut usia. Kami tidak biasa memberi minum susu kepada siapapun sebelum keduanya minum terlebih dahulu, termasuk keluarga dan pelayan kami.
Pada suatu hari kami terlalu jauh ke dalam mencari kayu bakar hingga malam hari baru pulang. Sesampainya dirumah kami langsung memerah susu untuk ayah dan ibu, ternyata keduanya telah tidur. Kami segan membangunkan keduanya, dan kami juga tidak akan memberikan minuman kepada siapapuun sebelum kedua orang tua kami yang meminum.
Maka kami memegang minuman itu untuk menunggu ayah dan ibu kami bangun hingga terbit fajar. Kemudian keduanya telah bangun, lalu kami memberikan minuman kepada keduanya. Padahal malam itu anak kami merengek-rengek didekat kaki ku meminta minum tetapi kami tidak meladeninya.
Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit dan mereka belum dapat keluar dari gua itu.
Orang kedua berdo'a: Ya Allah kami pernah jatuh cinta kepada anak gadis paman kami, kami ingin sekali tidur bersamanya tetapi ia selalu menolak. Pada suatu hari ia menderita kelaparan, lalu datang kepada kami untuk meminta bantuan makanan. Maka kami berikan kepadanya uang sebesar 120 dinar dengan syarat mau kami ajak tidur, lalu ia menerima syarat itu. Kami membawa nya ke suatu tempat, dan kami melakukan apa saja yang ingin kami lakukan. Maka ketika kami telah duduk diatas kedua kakinya, tiba-tiba ia berkata: Takutlah kamu kepada Allah, dan jangan dipecahkan selaput ini melainkan dengan cara yang halal. Maka kami terus pergi meninggalkan gadis itu. Padahal kami sangat menginginkan nya, dan kami tinggalkan juga emas yang telah kami berikan padanya.
Ya Allah jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit, tetapi mereka belum juga dapat keluar dari gua.
Kemudian orang yang ketiga berdo'a: Ya Allah kami adalah seorang majikan yang punya banyak buruh. Pada suatu hari ketika kami membagikan upah pada mereka, tiba-tiba ada seorang buruh yang pergi tanpa mengambil upah nya dan tidak kembali lagi esok nya hingga tidak ketahuan beritanya.
Maka upahnya kami kembangkan hingga banyak, beberapa tahun kemudian ia datang kepada kami, lalu ia berkata : Tuan saya mau mengambil upah saya yang dulu belum saya ambil pada tuan.
Saya menjawab : Semua kekayaan yang ada didepan matamu itu yang berupa unta, sapi, kambing berikut pengembalanya itu adalah milik mu. Ia pun berkata seperti tidak percaya: Tuan jangan mengejek saya. Saya menjawab : Sedikitpun tidak mengejekmu dan ini benar adanya. Kemudian ia membawa semua harta tersebut.
Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Maka batu itu bergeser dari mulut gua, terbuka lebar hingga mereka bertiga dapat keluar dari gua itu.
Kesimpulan :
- Kisah ini diambil dari hadits nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abi Abdurohman Abdullah Ibnu Umar ra.
- Amal Shaleh bisa dijadikan wasilah dalam berdo'a.
- Pentingnya Ikhlas dalam beramal.
Rahasia Sukses yang diberkahi Allah
affannur jentrek rojoimo
Kisah ini saya dapat dari sahabat saya karena saya lihat dan renungkan maka cerita ini wajib saya sebarkan agar menjadi renungan dan dapat bermanfaat bagi pembaca blog ini, inilah ceritanya :
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.
Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"
Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.
"Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.
RAHASIA PERTAMA
"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah."
Beliau mengambil napas sejenak.
RAHASIA KEDUA
"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.
RAHASIA KETIGA
"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."
"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).
"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.
"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.
"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."
"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.
"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."
"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.
"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."
RAHASIA KEEMPAT
Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.
"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".
Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.
"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."
"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.
"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.
"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....
KEDAHSYATAN SEDEKAH
Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!
Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.
Kemudian mereka bertanya, 'Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?'.
Allah menjawab, 'Ada, yaitu besi'.
Para malaikat pun kembali bertanya, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?'.
Allah menjawab, 'Ada, yaitu api'.
Bertanya kembali para malaikat, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?'.
Allah menjawab, 'Ada, yaitu air'.
'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?' tanya para malaikat.
Allah pun menjawab, 'Ada, yaitu angin'.
Akhirnya para malaikat bertanya lagi, 'Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?'.
Allah yang Mahakaya menjawab, 'Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya' ."
Subhanallah....
Catatan : Kisah ini saya dapat dari sahabat saya Saunan Uung
Langganan:
Komentar (Atom)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)








